Kabut Di SMA 5




Berita panas ini yang akhir minggu ini sedang apik di perbincangkan di sekolah SMAN 5 Malang..
hiyuh..berita ini secara cepat langsung meluas di kalangan murid-murid..

Pagi itu bertepatan dengan hari Selasa..
hari dimana aku tak tahu menahu tentang berita ini..(ketinggalan informasi v^^)

waktu awal pelajaran,si sejoli bangku kedua dari kiriku sudah sibuk berbisik ria.
Aku yang masih kukuh menatap tulisan di depan akhirnya menoleh karena tertarik..dan bertanya apa yang terjadi..

"TElat un!",ungkap dia pendek lagi nglejep
"Toeng"batinku dalam hati...
"ayolah",bujukku merayu..

akhirnya diceritakanlah panjang dan lebar(ketemu luas ^^)..aku hanya takjim mendengar..
"nach gitu ceritanya"temanku menutup cerita..

pada saat dia cerita aku cuma bisa diam.
saat dia mengakhiri kulontarkan beberapa pendapat atas ketidak setujuanku terhadap
apa yang diperlakukan terhadap beliau..

"Woy..apa maksudnya pindah-pindah seperti itu"..
"iya bener apa-apaan itu"kata temen sebangkuku mendukung

wah,sejuta jurus kata kulontarkan dengan cepat dan jelas
temanku hanya berdehem mengiyakan..


bel istirahat berdering..

kami sekelas langsung keluar,serasa kelas ini begitu panas..
ternyata di luar sudah banyak anak membuat forum diskusi dadakan..

aku yang sudah mulai sibuk mencari teman-teman kelas xi ketika keluar kelas..
Dapat,batinku"
tak tahunya temenku sudah membuat acara nangis-nagis juga..
weleh..aku hanya bisa diam menenangkan
puasa reg...ingat...



Berat memang kita ditinggal sosok yang tak ada duanya di  dunia.yang mengangkat SMA 5 bisa sampai adiwiyata se-Nasional
yang membuat kakak kelas kita bisa mendapatkan rangking rata-rata se-jawa timur,
yang membuat kita bener-bener tau konsep kimia.
yang membuka mata kita bahwa kimia itu mudah,
yang mengajarkan kita tentang sebuah dalil-dalil kimia,
yang mengajarklan disiplin
yang mengajarkan tentang tanggung jawab,masa depan,dan banyak hal...



Siang itu memang kesedihan yang menyelimuti sekolahku ini..
Yang dimulai dari guru sampai ber-efek ke murid-murid khususnya itu anak kelas XII IPA.
sejujurnya yang paling berat aku juga
bagaimana tidak?
sudah mulai dari kelas X beliau sudah mengenalku,dan Allah mempertemukan aku dengan beliau lagi  di kelas XII
tak cukup itu,beliau menjadi walikelasku..
dan ada lagi,aku bendahara di kelas dan sering berhubungan dengan beliau masalah kelas..

Bermuka masam itu yang kulihat di muka para guru kelas XII(khusunya IPA)
Apalagi bu Heniy..beliau adalah salah satu teman saingan dalam meningkatkan mutu anak-anak ipa dalam menggapai cita..
jadi ceritanya..
kimia dan fisika itu beradu nilai rata-rata setiap kelas.siapa yang bisa tertinggi.
menujukkan sukses dalam proses pengajarannya..

Yang membuat aku sampai terstaknak sesaat guru-guru kimia semua hilang kosentrasi,minat,atau semuanya..
salah satu contohnya pak ghofir"Maaf,jika dalam mengajar ada yang salah..saya benar-benar kehilangan minat mengajar.
tapi,memang kita harus melanjutkan materi"

bayangkan perumpaan beliau bagai belahan jiwa.jika separuh tak ada.
akan membuat hidup tak ada semangat itu karena sangking berartinya guruku
yang satu ini.

itu pendapat dari beberapa guru yang sempat mencurahkan isi hati di depan anak-anak.
betapa di sayangkan..
Ingin saja kami menjawab,
kami juga sangat tak menginginkan hal itu,pak....


Tapi para guru memang profesional dalam menanggapi hal ini*salut dech..


Rabu..
Kami menanti sebuah kepastian.itu kataku yang beberapakali kutegaskan dalam perjalanan menuju sekolah
Jam 06.45 itu perjanjian yang sudah di rencanakan oleh salah satu guru untuk berunding dengan kepala sekolah dan petrwakilan
setiap ketua kelas XII dan ketua osis.Beliau yang kukuh ingin tetap memperjuangkan Bu Pra
dalam posisi yang seharusnya beliau tetap mengajar di SMA 5(mendukung penuh)

Aku yang tak tahu menahu kondisi disana,sepertinya sengit antara orang yang pro Bu Pra dan pro terhadap kebijakan diknas..
Pelajaran 1-2 kita kosong..guru-guru kelas XII rapat..Suasana waktu itu tegang di kelas XII..kita terambingkan oleh keputusan diknas yang sepihak..
Bu PRA itu aset sekolah kita(pasti banyak yang setuju)..
Bagaimana mungkin mereka memindah tanpa ada pertimbangan sama sekali..dan tanpa alasan yang logis..
Kami(semua warga SMA 5)sangat menolak akan hal itu..

Sangat tertib pagi itu.
Murid kelas XII tak ada yang berpencar seperti kebiasaan jika guru tak ada.

Datang..
Masuk jam ke 4 waktu itu..
Guru-guru sudah mulai memasuki ruang kelas yang tadinya tak ada pengajar.

Sempurna.firasatku benar.Belum ada keputusan pasti,masih diusahaka.
Sungguh berita itu makin membuatku dan banyak siswa semakin merasa tak dianggap..
kita punya hak sebagai murid mempertahankan sosok beliau dalam mengemban tugas kita mencapai sebuah kelulusan tahun 2012.

Aku tak bisa berkata apa lagi hanya waktu yang dapat membuktikanya..
Jika dengan cara halus tak bisa kita sudah punya niatan bulat memakai cara kasar
(bukan makna sebenarnya)..

beliau tak  boleh pergi,beliau harus tetap mengajar,tak peduli kebijakan apa yang dibuat oleh diatas,
kami tak peduli tentang semua itu..
kami hanya membutuhkan sosok pengajar yang mengoreskan banyak ilmu dengan ikhlas tanpa pamrih.
cita-cita beliau hanya ingin membuktikan kepada
dunia bahwa anak-anak didiknya mampu bersaing di dunia luar.
bahwa anak-anak didiknya adalah sosok-sosok pemimpin di generasi berikutnya
ingin melihat semua anak didiknya sukses di masa depan...



Di bulan suci dan ampunan ini,..
kami serentak merasa terdzolimi atas tindakan tersebut..
Kami ingin keputusan itu dirubah.
Kami sangat membutuhkan sosok beliau.Jangan,jangan digantikan..
Beliau sudah banyak jasa untuk SMA 5,tak mudah kami melepaskanya..berat...sangat berat..

Tolong,jangan menghilangkan sosok yang menjadi inspirasi semua siswa dan banyak guru..

#menagis#..


aku tak bisa berkata,aku tak bisa menyerukan keluhku terhadap pemimpin diatas,
hanya lewat do`a aku berharap..
Hanya lewat tulisan ini aku bisa merealisasikan apa yang kurasakan.
aku hanya bisa menceritakan sebuah kondisi yang membuat penjuru dunia mengerti
tentang seorang pelajar yang baru saja memulai bergelut dengan
dunia kelas XII.tulang punggung setiap sekolah..
Sedangakan sosok yang membuat kita bergerak untuk maju..
HILANG tak ada sosok itu dalam proses kita belajar..
Tak ada gurat senyum beliau,
tidak ada kata-kata bijak yang kami dengar lagi yang selalu beliau selipkan dalam pembelajaran,
tidak ada yang menceritakan betapa luasnya dunia,betapa kerasnya kehidupan yang akan kita hadapi..





Malang,10 Agustus..
aku menagis deras saat menulis..
Maaf jika ada kata yang tak sesuai..







2 pekan hilang



judulnya agak ragu sebenarnya,hilang identik dengan sesuatu yang pasti dicari dan mengecewakan hati..huhuhu..

Tapi,semua ceritaku kali ini lepas dari definisi yang begitu..

Awal cerita dibawah ini*baca sampai habis...


pekan pertama...
senin pagi seharusnya aku sudah siap dengan seragam rapi dan menyiapkan sepeda di depan.

tapi,aku masih saja diam dikamar..hiks..hiks.. kecapekan sangat.
Karena ahad itu aku aktif banget mulai dari pagi sampai malam..
aktif disini sibuk bantu mba fathi yang punya acara untuk sabtu depan

sembari memulihkan kesehatan,agak-agak dipaksa keluar kamar.Dapat sms dari temen..
"uni kamu kemana?"salah satu temanku berkirim pesan pagi itu..
"di hatimu"hihihi aku jawab singkat lagi menggombal dipagi itu..
----sejarah singkat----
dulu waktu kelas xi kita anak ipa 1.Suka menyebarkan bahasa-bahasa alay lagi menggombal.Tapi tenang
itu hanya untuk sesama..aku paling ndak brani kalo bicara ama lain jenis..takut fintnah dan bikin geeeeerrrr., :D
------------------------

lanjut....

sampai ketengah pelajaran..

U:hey,hey,,pel apa ini?*tanyaku
N: pel tik..
U: wiyh..pasti sudah banyak tugas ya?*tebakku
N: ga,koq..lagi di terangin.bab" apa aja yang nanti kita pelajari di kelas 3.
U: loh koq diulang lagi?
N:iya..ini bukan pak zahid tapi pak isdah
U: ow,,tumben?
N: katany pak zahidnya keluar negeri.

sehabis itu aku tak terlalu menggubris..
ya mungkin,banyak kegiatan beliau.Namanya juga
orang sibuk*memaklumi


pekan kedua..
Acaranya mba fathi,alhamdulillaah berjalan dengan lancar*kerja kerasku menyenangkan banyak pihak
baik dari keluarga inti,keluarga umi,abi dan tak luput kak zaki juga.
Seninnya dengan semangat yang tak kalah dengan pejuang(disamakan) :) .
Aku sudah berangkat jam 6.Dengan sedikit ngebut sampai sekolah hanya dalam 10 menit..hihi

setelah sampai,sekolah sepi tenan...*krik,krik..

dalam 20 menit waktu berjalan .Teman-temanku bergiliran datang meramaikan kelas yang tadi hanya berpenghuni diriku.. Dengan bercerita perihal masing-masing.. mulai dari tugas,ulangan dan bla..bla :D


yang tadinya aku diam di tempat duduk
langsung di todong beberapa anak..
Aduh!
interogasi atas ke tidak beradaanku dalam beberapa hari dalam satu minggu di kelas..

"mbaku nikah,rek"..jelasku singkat...
hah*kaget*..yang kuliah itu kan,un?
dan mulailah aku berdogeng sampai bel berbunyi,,,


pelajaran pertama..berjalan seperti biasa beliau yang menerangkan dengan jelas,tepat dan cepat
pelajaran kedua ---> TIK

sudah ada penanada jam ke 2 berakhir,tapi kok ndak diakhiri ya..*batinku..
sudah hampir 25 menit.Kita masih berhadapan dengan buku-buku pelajaran pertama..

setengah samar-samar aku mendengar pembicaran di luar(bukan nguping)
yang intinya pak zahid masih belum masuk.
dengan itu,maka waktu pelajaran TIK digunakan untuk pelajaran pertama..


aku bisik pelan ke teman sebangku.Yang waktu itu kita sedang asyik bergelut dengan hitungan-hitungan bab larutan..

"tif,pak zahid kemana memang?
sudah minggu ke dua.Tapi,juga ndak keliatan beliau ngajar."kataku pelan
"ndak tau ni,katanya ke luar negeri tapi ga tau kemana".jawabnya

ow..yaya..*kita berbicara ke topik lain..



setelah pulang sekolah..Aku menggunjungi pak isdah,tanya beberapa hal mengenai kamera..
sambil menerangkan aku melontarkan pertanyaan.Salah duanya mengenai guruku yang tak pernah
aku lihat..
U: pak,,pak zahid kemana?
P:  ke luar negeri..
U: ya tau pak,walau minggu kemarin saya ndak masuk.Anak-anak sudah bilang.Tapi,kemana
     pak lama bener,,
P:  lagi belajar pokoknya,.
U: belajar?*sempat asing*,,
      weh,,weh..madinah pak?
P:  Eropa paling..*sembari senyum*
U: hehe..ngapain juga pak ke eropa..tegasku..
lalu tak fokus akan hal itu..


hari terakhir..


Rabu kemungkinan waktu itu..

setelah istirahat kedua..

Assalammualaikum..
suara itu mendiamkan kesibukkan semua anak..
Pak zahid:  kapan ada pelajaran saya?
sekelas:      senin pak..
Pak zahid:   kemarin diisi apa sama pak isdah?
sekelas :      ndak ada jam tik,pak..
                    diganti pelajaran lain
Pak zahid:    wah,,seneng ya kalian
sekelas:        hehehee
Pak zahid :   siapa yang belum ngumpulkan tugas?
sekelas:        sudah,pak(*serentak)*masih ada 1 atau 2 yang mengacungkan tangan*
Pak zahid:     segera,ya(menginggatkan pada teman yang mengacungkan tangan)
sasaran :        iya pak*sambil mengangguk*
Pak zahid:     kapan ada saya lagi
sekelas:         senin pak*ulang kami
Pak zahid:     seneng lagi ya kalian.
                      karena libur awal puasa
sekelas:          *senyum bahagia*

Walaikusalam akhir kata beliau menutup..

hey..guruku akhirnya nongol juga..*kesimpulanku saat beliau datang ke kelasku*
aku pikir.sudah tak akan mengajar dalam jangka waktu yang tak ditentukan..

maka dari itu,
ini awal pembuka.Tentang pelajaran TIk yang aktif(lagi) dalam pekan kedua ramadhan..


"sudah jelaskan kehilangan bukan hanya dalam hal materi atau barang.
sosok beliau yang santai,tegas,bercanda membuat pelajaran TIk setiap tahun menjadi sejarah tersendiri.
Bagi kakak-kakak kelas yang sudah mengecam dunia perkuliahan.

mulai dari kelas x,xi,dan kelas xii ini.insyaAllah.
Membuat aku melihat pelajaran TIK bukan hanya berkutit dengan komputer
atau hal yang berbau teknologi..tapi luas dan lebih dari itu"




Kediri,30 juli 1432 di penghujung bulan,mendekati bulan yang penuh rahmat dan ampunan...